Rabu, 30 September 2015

Latihan Soal Bab 1 dan 2

Soal dan Jawaban Tentang Bab Interaksi Manusia dan Komputer

SOAL

  1. Jelaskan definisi Human Computer Interaction ( Interaksi Manusia dan Komputer )?
  2. Jelaskan perbedaan antara IMK dan User Interface!
  3. Jelaskan definisi Ergonomi itu?
  4. Mengapa faktor ergonomi dibutuhkan dalam interaksi manusia dan komputer?
  5. Sebutkan dan jelaskan bidang – bidang apa saja yang terlibat dalam IMK?
  6. Apa saja yang terlibat dalam IMK?
  7. Sebenarnya antarmuka apa yang diinginkan oleh user?
  8. Jelaskan tentang strategi yang dibutuhkan untuk pengembangan interaksi manusia dan computer?
  9. Sebutkan dan jelaskan tentang sejarah perkembangan manusia dan computer?
  10. Jelaskan tentang hubungan manusia,komputer dan interaksi dalam IMK?

JAWABAN
1. Human Computer Interaction (Interaksi Manusia dan Komputer ) merupakan komunikasi dua arah antara pengguna (user) dengan sistem komputer yang saling mendukung untuk mencapai suatu tujuan tertentu. ACM SIGCHI (1992) mendefinisikan interaksi manusia dan komputer merupakan disiplin ilmu yang mempelajari desain, evaluasi, implementasi dari sistem komputer interaktif untuk dipakai oleh manusia beserta studi tentang faktor – faktor utama dalam lingkungan interaksi.

2. Perbedaan antara IMK dan User Interface
a. Human Computer Interaction (Interaksi Manusia dan Komputer ) merupakan ilmu yang mempelajari tentang perancangan, evaluasi dan implementasi sistem komputer interaktif untuk digunakan manusia, serta studi fenomena – fenomena besar yang terkait dengannya.
b. User Interface merupakan jembatan komunikasi yang menjembatani user dengan komputer

3. Egronomi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai sifat dan keterbatasan manusia yang digunakan untuk merancang sistem kerja, sehingga sistem tersebut dapat bekerja dengan baik. Dapat pula dikatakan bahwa aplikasi ilmu egronomi adalah bentuk kondisi yang EASNR yaitu efektif, aman, sehat, nyaman dan efesien serta aspek fisik yang mendukung dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.

4. Faktor egronomi di butuhkan dalam IMK karena manusia yang bekerja di depan komputer memerlukan waktu yang lama. Misalkan bentuk keyboard, mouse, posisi duduk,dll.

5. Bidang yang terlibat dalam IMK :
a. Teknik Elektronika/Ilmu Komputer
Bidang ini membantu memahami perangkat keras dan perangkat lunak yang akan digunakan dalam merancang interaksi manusia dan komputer.
b. Psikologi
Bidang ini memberikan pemahaman tentang sifat dan kebiasaan manusia yang berbeda – beda, kemampuan kognitif dalam memecahkan masalah dan keterampilan motorik pengguna yang beraneka ragam.
c. Perancangan Garfis dan Tipografi
Bidang ini memberikan pemahaman tentang penggunaan rancangan grafis seperti gamabar akan lebih bermakna dari pada teks/tulisan.
d. Egronomi
Bidang ini membahas tentang aspek fisik yang mendukung dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.
e. Antropologi
Bidang ini memberikan pemahaman tentang cara kerja manusia yang kadang berkelompok baik pada waktu dan tempat yang sama maupun berbeda.
f. Linguistik
Linguistik merupakan ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Bidang ini membantu dalam menciptakan suatu dialog yang diperlukan untuk komunikasi yang memadai antara user dan komputer. Dialog ini biasanya menggunakan bahasa khusus seperti (bahasa grafis, bahasa menu, bahasa perintah,dll).
g. Sosiologi
Bidang ini memberikan pemahaman tentang pengaruh interaksi manusia dan komputer dengan aspek sosial masyarakat.
h. Rekaya Perangkat Lunak
Faktor ini yang bisa menciptakan suatu program yang efektif, efesien serta user friendly.
i. Kecerdasan Buatan
Bagian ilmu komputer yang bertujuan agar komputer dapat melakukan pekerjaan sebaik yang dilakukan manusia. Faktor ini berperan penting untuk menciptakan suatu sistem yang handal, canggih dan menyerupai pola pikir manusia.
j. Multimedia (graphic design)
Multimedia digunakan sebagai sarana dialog yang sangat efektif antara manusia dan komputer. Dengan adanya multimedia ini, tampilan suatu sistem yang dibuat akan lebih menarik dan lebih mudah dimengerti manusia.

6. Interaksi disebut juga proses hubungan timbal balik diantara manusia (aktif) dengan komputer (pasif). IMK merupakan perihal, tata bentuk, penilaian dan implementasi sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan kajian fenomena yang di dalamnya/interaksi antara pengguna dengan sistem. Komponen yang melibatkan model interaksi diantara pengguna :
• Pengguna (manusia).
• Sintem (Mesin)
• Interaksi

7. Antarmuka yang diinginkan oleh user adalah :
1) Efektifitas;
2) Fleksibilitas;
3) Kemudahan di pelajari;
4) Sikap orang terhadap sistem.

8. Strategi yang di butuhkan untuk pengembangan IMK
• Pengetahuan tentang mekanisme fungsi manusia sebagai pengguna komputer.
• Berbagi informasi yang berhubungan dengan karakteristik dialog.
• Pengguna prototipe yang di dasarkan pada spesifikasi diaolog formal yang disusun secara bersama – sama antara (calon) pengguna dan perancang sistem.
• Teknik evaluasi yang digunakan untuk mengevaluasi hasil proses prototipe yang telah di lakukan.

9. Sejarah interaksi manusia dan komputer dimulai pada tahun 1700-an dan 1800-an. Akan tetapi barumenjadi sebuah teknologi pada tahun 1940-an dan 1950-an. Berikut perkembangan sejarah interaksi manusia dan komputer:
• Tahun 1950-an
Di tahun ini antarmuka pada level hardware untuk teknik (ex.switch panel). Ditahun ini,mesin sangat sulit digunakan dan tidak praktis di karenakan mesin komputer sangat mahal dan besar.
• Tahun 1960-1970-an
Di tahun ini antarmuka pada level pemrograman (ex. COBOL,FORTRAN) dengan perkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan,dll) dan mempengaruhi perancangan sistem.
• Tahun 1970-1990-an
Ditahun ini mulai muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface). Antarmuka pada level intruksi para peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada pemakai yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem (komputer) akan memberikan kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih baik.
• Tahun 1980-an
Ditahun ini diperkenalkan istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia dan Komputer. Antarmuka pada level dialog interaksi (ex. GUI,Multimedia)
• Tahun 1990-an
Antarmuka pada level lingkungan kerja (ex. Sistem Network,Groupware)
• Tahun 2000-an
Antarmuka berkembang dengan luas (ex.mobile device,interactive screen).

10. Hubungan antara manusia, komputer dan interaksi dalam IMK itu sendiri adalah serangkaian proses dialog serta kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer secara interaktif untuk dapat melaksanakan serta menyelesaikan tugas yang diinginkan.

Soal dan Jawaban Tentang Bab Faktor Manusia

1. Kombinasi warna terbaik untuk latar belakang warna merah adalah
A. Biru, hitam, hijau
B. Kuning, putih, hitam
C. Putih, Biru, cyan
D. Merah, kuning, biru

2. Echotic pada memori penyaring manusia digunakan untuk menerima rangsangan berupa
A. Sentuhan
B. Penglihatan
C. Suara
D. Perasa

3. Kecepatan kinerja yang tinggi, tingkat kesalahan yang rendah dan kepuasan yang tinggi dapat dihasilkan jika :
A. Pemakai masih pemula sehingga tidak keberatan menunggu untuk waktu yang lama
B. Selalu ada hiburan yag menarik perhatian pada setiap layer
C. Ada umpan balik yang jelas tentang kemajuan ke arah solusi
D. Pemakai sabar dan berlatar belakang budaya yang cenderung lamban

4. Sehubungan dengan motivasi bagi faktor-faktor manusia dalam perancangan, manakah dari pernyataan-pernyataan berikut yang harus diperhatikan oleh perusahaan yang mengembangkan sistem pengendali lalu lintas udara :
A. Biaya perlu ditekan agar rendah, meski kehandalan sedikit dikorbankan
B. Waktu pelatihan yang lama tidak menjadi masalah asal kinerja pemakai cepat dan bebas   kesalahan
C. Perancangan sistem sulit, perancangan harus membuat sistem transparan sehingga pemakai mudah terserap dalam bidang bidang tugasnya
D. Kecepatan kinerja penting tetapi kesalaha operator di toleransi

5. Dari jenis pekerjaan mana yang memberikan beban paling besar pada tangan, pergelangan tangan, jari jemari dan lengan?
A. Memasukan data
B. Pekerjaan interaktif
C. Akuisisi data
D. Pengolahan kata

6. Dari jenis pekerjaan mana yang memberikan beban paling besar pada kognitif, persepsi yang tinggi serta beban otot yang rendah?
A. Memasukan data
B. Pekerjaan interaktif
C. Akuisisi data
D. Pengolahan kata

7. Dalam perancangan antar muka pemakai, apa yang dapat kita lakukan untuk mengakomodasi expert  frequent user?
A. Meningkatkan kepercayaan diri dengan memudahkan pemakai melakukan task sederhana
B. Sering memberikan pertanyaan dan pesan-pesan berarti seperti “are you sure you want to exit this program?”
C. Perlu melindungi pemakai dari kemungkinan kesalahan karena coba-coba menjelajah sendiri
D. Menyediakan shortcuts, singkatan-singkatan,makro agar tugas dapat diselesaikan dengan lebih cepat

Minggu, 27 September 2015

Interaksi Manusia dan Komputer Medan Penglihatan

Interaksi Manusia dan Komputer  (Penglihatan Binokuler, Monokuler dan Titik Buta)
Faktor Manusia " Penglihatan "
Penglihatan pada manusia tentu berkaitan dengan mata. Fungsi mata ini untuk   menghasilkan persepsi yang terorganisir akan gerakan, ukuran, bentuk, jarak, posisi relatif, tekstur dan warna. Dalam dunia nyata, mata selalu digunakan untuk melihat semua bentuk 3 dimensi. Sedangkan dalam sistem komputer yang menggunakan layar 2 dimensi, mata kita dipaksa untuk dapat mengerti bahwa obyek pada layar tampilan tersebut harus dipahami sebagai obyek 3 dimensi.
A. Luminans
Luminans adalah banyaknya cahaya yang dipantulkan permukaan objek. Semakin besar luminans dari sebuah objek, rincian objek yang dapat dilihat oleh mata juga akan semakin bertambah. Besarnya luminans sebuah obyek atau layar tampilan juga akan menyebabkan mata bertambah sensitif terhadap kedipan (flicker).
B. Kontras
Kontras adalah hubungan antara cahaya yang dikeluarkan oleh suatu objek dan cahaya dari latar belakang objek tersebut. Untuk mendapatkan nilai kontras ini dengan melihat selisih antara luminans objek dengan latar belakangnya dibagi dengan luminans latar belakang. Sehingga obyek dapat mempunyai kontras negatif atau positif tergantung dari luminans obyek itu terhadap luminans latar belakangnya.
C. Kecerahan
Kecerahan adalah tanggapan subyektif terhadap cahaya. Besarnya luminans suatu objek dapat berimplikasi pada kecerahan, seperti ditunjukkan pada gambar berikut :
Pada gambar kisi-kisi di atas, kisi-kisi kiri Anda akan melihat kesan titik putih pada perpotongan antara garis vertikal dan horisontal. Pada kisi- kisi kanan, Anda akan melihat kesan titik hitam pada perpotongan antara garis vertikal dan horisontal. Tetapi jika mata Anda tepat pada titik perpotongan tersebut, titik hitam atau putih tersebut akan lenyap.
D. Sudut dan Ketajaman Penglihatan
Sudut penglihatan (visual angle) adalah sudut yang berhadapan oleh objek pada mata. Sudut penglihatan ini mengindikasikan seberapa banyak area dari pandangan objek yang tertangkap (berhubungan dengan ukuran dan jarak dari mata). Sedangkan ketajaman penglihatan adalah kemampuan mata untuk mempersepsikan gambaran detail objek yang dipandang dengan jelas.
E. Medan Penglihatan
Medan penglihatan adalah sudut yang dibentuk ketika mata bergerak kekiri terjauh dan kekanan terjauh. Medan penglihatan dibagi empat daerah yaitu :
1. Penglihatan binokuler
Daerah dimana kedua mata mampu melihat sebuah obyek dalam keadaan yang sama. Pada daerah ini, mata dapat bergerak kekiri dan ke kanan sejauh sudut 62° sampai 74°.
2. Penglihatan monokuler kiri
Daerah dimana mata kiri dapat bergerak ke sudut paling kiri.
3. Penglihatan monokuler kanan
Daerah dimana mata kanan dapat bergerak ke sudut paling kanan.
4. Daerah buta
Daerah yang tidak dapat dilihat oleh kedua mata.
Gambar dibawah ini menunjukkan perbedaan medan penglihatan disesuaikan dengan keadaan kepala dan mata.
Gambar (a) menunjukkan medan penglihatan ketika kepalan dan mata diam. Sedangkan gambar (b) menunjukkan medan penglihatan ketika kepala dan mata diperbolehkan untuk bergerak bebas. Semua yang dilihat oleh mata diinterpretasikan oleh otak untuk memahami maksud dari apa yang dilihat. Perhatikan gambar ilusi Ponzo berikut ini :
Dari kedua blok tersebut, mana yang lebih panjang? Jelas dijawab blok paling atas. Padahal kedua blok tersebut sama panjang. Karena perspektif yang dilihat adalah blok yang terletak pada tangga, maka otak menginterpretasikan blok yang atas lebih panjang.

Adapun contoh simulasi yang saya buat tentang penglihatan binokuler,monokuler dan titik buta. Video ini untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK). Semoga bermanfaat dan selamat menyaksikan....





Rabu, 16 September 2015

Sejarah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK)


Pengertian IMK

Apakah yang dimaksud dengan interaksi manusia dan computer atau lebih dikenal dengan Human computer interaction adalah disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan, evaluasi, & implementasi sistem komputer interaktif untuk digunakan oleh manusia. Oleh Baecker dan Buxton [dalam PRE94] HCI ini didefinisikan sebagai “set of processes, dialogues, and actions through -which a human user employs and interacts with computer“. ACM-SGCHI [dalam PRE94] lebih jauh menuliskan definisi tentang HCI sebagai berikut:

"Human-computer interaction is a discipline concerned with the design, evaluation and implementation of interactive computing system for human use and with the study of major phenomena surrounding them."

dalam berinteraksi dengan komputer, para pemakai akan berhadapan dengan perangkat keras komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti papan ketik (keyboard), monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon.

Sejarah IMK
  1. Komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an, mesin ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. Disebabkan karena komputer merupakan mesin yang sangat mahal dan besar, hanya dipakai di kalangan tertentu, misalnya para ilmuwan /ahli-ahli teknik.
  2. komputer pribadi (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an, Dengan ini prkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). Kemajuan-kemajuan teknologi tersebut mempengaruhi juga rancangan sistem. Sistem rancangan dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan pemakai, sistem harus mempunyai kecocokan dengan kebutuhan pemakai atau suatu sistem yang dirancang harus berorientasi kepada pemakai. Pada awal tahun 70-an ini, juga mulai muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin.
  3. Para peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem (komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih baik. Maka pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkan istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.
Evolusi Antarmuka bisa dijabarkan sebagai berikut :
  1. Tahun 50an – Antarmuka pada level hardware untuk teknik (ex. switch panel)
  2. Tahun 60-70an – Antarmuka pada level pemrograman (ex. COBOL, FORTRAN)
  3. Tahun 70-90an – Antarmuka pada level instruksi
  4. Tahun 80an – Antarmuka pada level dialog interaksi (ex. GUI, Multimedia)
  5. Tahun 90an – Antarmuka pada level lingkungan kerja (ex. Sistem Network, Groupware)
  6. Tahun 00an – Antarmuka berkembang dengan luas (ex. mobile device, interactive screen

Selasa, 24 Februari 2015

Media Transmisi Data Unifersitas Majalengka (UNMA) Fakultas Teknik Informatika



Transmisi Data

 
Media Transmisi Data
Data-data pada jaringan dapat ditransmisikan melalui 3 media, yaitu:
1.    Copper Media
Copper media merupakan semua media transmisi data yang terbuat dari bahan tembaga. Orang biasanya menyebut dengan nama kabel. Data yang dikirim melalui kabel, bentuknya adalah sinyal-sinyal listrik (tegangan atau arus) digital.
Ø  Spesifikasi Kabel
a.       Kecepatan (Mbps)
b.      Bentuk Signal: BASE = Baseband (digital), Broad = Broadband (analog)
c.       Tipe Kabel/Panjang Maksimum
Ø  Contoh Spesifikasi Kabel
a.       10BASE-2 (Thin Ethernet)
b.      10BASE-5 (Thick Ethernet)
c.       10BASE-T
d.      100BASE-TX
e.       100BASE-FX, dll
Jenis-jenis kabel yang dipakai sebagai transmisi data pada jaringan adalah sebagai berikut:
1.       Kabel Koaksial
Keuntungan menggunakan kabel koaksial adalah murah dan jarak jangkauannya cukup jauh. Kekurangannya adalah susah pada saat instalasi. Untuk saat ini kabel koaksial sudah tidak direkomendasikan lagi untuk instalasi jaringan.
2.      Kabel ScTP (Screened Twisted Pair)
a.    Kabel STP (Shielded Twisted Pair)
Keuntungan menggunakan kabel STP adalah lebih tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dalam maupun dari luar. Kekurangannya adalah mahal, susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding), dan jarak jangkauannya hanya 100m
b.     Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
Keuntungan menggunakan kabel UTP adalah murah dan mudah diinstalasi. Kekurangannya adalah rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik, dan jarak jangkauannya hanya 100m.
2.    Optical Media
Bahan dasar dari optical media adalah kaca dengan ukuran yang sangat kecil (skala mikron). Biasanya dikenal dengan nama fibre optic (serat optic). Data yang dilewatkan pada medium ini dalam bentuk cahaya (laser atau inframerah). Satu buah kabel fibre optic terdiri atas dua fiber. Satu berfungsi untuk Transmit (Tx) dan satunya untuk Receive (Rx). Sehingga komunikasi dengan fibre optic biasa terjadi dua arah secara bersama-sama (full duplex).
Ø Konektor Fibre Optic ada 2 yaitu :
1.      ST Konektor, biasanya dipakai untuk yang singlemode.
2.      SC konektor, biasanya dipakai untuk yang multimode
3.    Wireless Media
Media transmisi wireless menggunakan gelombang radio frekuensi tinggi. Biasanya gelombang elektromagnetik dengan frekuensi 2.4 Ghz dan 5 Ghz. Data-data digital yang dikirim melalui wireless ini akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik ini.
Ø  Jenis-Jenis Transmisi Data :
A.     Transmisi Data Secara Paralel.
Pada cara paralel, bit-bit yang membentuk karakter dikirimkan secara bersamaan melalui sejumlah penghantar yang terpisah. Sistem Pengiriman Paralel hanya ekonomis untuk transmisi data jarak pendek, jika jaraknya terlalu jauh, maka efek skew akan sering terjadi. Efek Skew adalah suatu efek yang terjadi pada pengiriman sejumlah bit secara serentak dan tiba pada tempat yang dituju dalam waktu yang tidak bersamaan. Sehinga terkadang menyebabkan data rusak.
Contoh : transmisi data dengan printer, modem dan disk.
B.      Tranmisi Data Secara Seri.
Sistem pengiriman data digital, dimana beberapa bit dikirim secara berurutan dengan menggunakan satu jalur (penghantar), penerima kemudian merakit kembali menjadi karakter. Hanya ada dua penghantar, yaitu penghantar pengiriman dan penghantar penerima. Pengiriman dimulai dari LSB (Least Significant Bit) dan diakhiri MSB (Most Significant Bit). Cocok untuk transmisi data jarak jauh.
C.     Pengiriman Data Tak Sinkron.
Pada pengiriman data tak sinkron, setiap karakter dikirim sebagai satu kesatuan bebas, yang berarti bahwa waktu antara pengiriman bit terakhir dari sebuah karakter dan bit pertama dari karakter berikutnya tidak tetap. Pengiriman data tak sinkron lebih sederhana daripada pengiriman sinkron, karena hanya isyarat data saja yang dikirimkan. Efisiensi sistem tak sinkron tidak begitu tinggi, karena hanya 7 dari 10 bit yang dikirimkan berisi informasi. Pengiriman tak sinkron banyak di pakai karenasederhana dan murah.
D.     Pengiriman Data Sinkron.
Pada pengiriman data sinkron, sejumlah blok data dikirmkan secara kontinu tanpa bit awal dan bit akhir. Pesan yang sangat panjang biasanya di pecah menjadi beberapa blok, setiap blok di awali dgn karakter STX (Start Of Text) dan diakhiri dengan ETB (end of text block), dan blok terakhir diikuti karakter ETX (end of text).
Terdapat dua macam system transmisi data yaitu sistem transmisi dengan menggunakan gelombang radio (nirkabel) dan transmisi jaringan melalui kabel. Transmisi data melalui kabel lebih cepat daripada melalui gelombang radio karena menggunakan kabel serat optik. Kedua sistem transmisi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Serat optik mempunyai kelebihan yaitu transmisi data yang cepat dan performansi yang prima. Namun memiliki kekurangan yaitu daerah kerja yang kurang luas dan proses instalasi kabel yang membutuhkan biaya yang besar. Sedangkan dengan menggunakan nirkabel, daerah kerjanya cukup luas, biaya pemasangan secara general cukup murah, akan tetapi memiliki kekurangan yaitu kualitas dan performansi yang kurang maksimal dan disertai dengan adanya gangguan sinyal. Saat ini komunikasi nirkabel telah berubah dari komunikasi suara menjadi multimedia, dimana komunikasi multimedia membutuhkan kecepatan transmisi data yang lebih cepat agar diperoleh hasil yang maksimal. Maka muncul suatu wacana untuk menggabungkan kedua sistem transmisi tersebut, dengan harapan akan diperoleh suatu sistem transmisi baru yang lebih baik daripada keduanya. Sistem transmisi tersebut dikenal sebagai radio over fiber. Radio over fiber merupakan suatu proses pengiriman sinyal radio melalui kabel serat optik. Saat ini kebutuhan industri menuntut efisiensi. Dengan menggunakan kabel serat optik sebagai medium perantara, maka akan diperoleh kecepatan transmisi yang lebih besar dibandingkan ketika dilakukan transmisi secara langsung. Dengan menggunakan kabel serat optik, maka kualitas sinyal suara yang ditransmisikan tetap bagus atau dapat dikatakan gangguan yang timbul selama proses transmisi kecil, sehingga sinyal yang dibawanya tetap bagus. Selain itu dengan menggunakan kabel serat optik dapat menghemat biaya serta menambah performansi untuk high speed fiber berdasarkan akses nirkabel.

Sumber :




Komunikasi Data Universitas Majalengka (UNMA) Fakultas Teknik Informatika



Materi Komunikasi Data

A.  Pengertian dan Sejarah Komunikasi Data

Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital. Komunikasi data merupakan baguan vital dari suatu masyarakat informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-komputer dapat berkomunikasi satu sama lain.

Pada awal tahun 1970-an, para pemakai/perusahaan merasakan adanya beban pekerjaan yang semakin banyak. Pada sisi lain, harga perangkat komputer besar sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses terdistribusi /Distributed Processing. Dalam proses terdistribusi, beberapa pusat komputer (host) mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani banyak terminal yang terhubung secara seri di setiap pusat komputer. Proses terdistribusi memerlukan perpaduan teknologi komputer dan telekomunikasi, karena proses harus didistribusikan dan semua pusat komputer harus melayani terminal-terminalnya dalam sebuah perintah dari komputer pusat.

Tahun 1972 merupakan awal kelahiran jaringan Internet, yaitu dengan adanya proyek yang menghubungkan antar jaringan komputer pada jaringan computer ARPANET.

B.  Pengertian Lain Dari Komunikasi Data :

1.    Transmisi data elektronik melalui beberapa media
2.    Merupakan penggabungan dari 2 teknik :

Teknik telekomunikasi adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari titik ke titik lainnya (komunikasi jarak jauh), pengolahan data segala kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data. Komunikasi data / teleprocessing (pengolahan jarak jauh) merupakan komunikasi jarak jauh dengan bantuan sistem komputer merupakan proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kode tertentu yang telah disepakati melalui media listrik / elektro-optik dari titik ke titik yang lainnya.

Sistem komunikasi data adalah jaringan fisik dan fungsi yang dapat mengakses komputer untuk mendapatkan fasilitas seperti menjalankan program, mengakses basis data, melakukan komunikasi dengan operator lain, sedemikian rupa sehinga semua fasilitaas beradda pada terminalnya walaupun secara fisik berada pada lokasi yang terpisah.

C.  Komponen Komunikasi Data

1.    Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
2.    Penerima, adalah piranti yang menerima data
3.    Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
4.    Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data.
5.    Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.

D.  Keuntungan Komunikasi Data

1.  Pengumpulan dan persiapan data. Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses (menghemat waktu)
2.    Pengolahan Data. Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi (efisiensi).
3.    Distribusi. Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.

E.  Tujuan Komunikasi Data

1.   Memungkinkan menyalurkan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sedikit mungkin
2. Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar adalah efisien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ke tempat yang lain.
3. Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung lainnya dari jauh (remote computer use).
4.  Memungkinkan penggunaan sistem komputer secara terpusat / tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun senralisasi
5.  Mempermudah kemungkinan pengolahan dan pengaturan data yang ada dari berbagai system computer.
6.    Mengurangi waktu untuk pengolahan data
7.    Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).
8.    Mempercepat penyebarluasan informasi
9.    Mengintegrasikan semua jenis komunikasi menjadi satu sistem yaitu ISDN (Integrated Service Digital Network) atau Jaringan Digital Pelayanan Terpadu.

F.   Bidang-bidang operasi Komunikasi Data

1.  Bidang data collection Data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat (remote station), disimpan dalam memori dan pada waktu tertentu data teersebut akan diolah. Contoh : aplikasi inventori, penggajian, dll
2.  Bidang inquiry and respone Pemakai dapat mengakses langsung ke file / program. Data yang dikirimkan ke system komputer dapat langsung diproses dan hasilnya dapat segera diberikan. Bila pemakai melakukan dialog dengan komputeer maka sistem semacam ini disebut interaktif. Contoh : aplikaasi perbankan, pembayaran dipertokoan.
3.  Bidang storage and retrival, Data yang sebelumnya disimpan dalam komputeer dapat diambil sewaktu-waktu oleh pihak yang berkepentingan. Contoh : aplikasi message switching, e-mail.
4.   Bidang time sharing, Sejumlah pemakai dapat mengerjakan programnya secara bersama-sama. Setiap pemakai diberikan kesempatan untuk bekerja selama jangka waktu tertentu yang tetap besarnya, setelah itu pemakai lain akan mendapatkan kesempatan. Jika terlalu banyak data yang harus dikerjakan dalam satu satuan waktu fasilitas roll in roll out harus dipergunakan. Contoh : aplikasi pemakai sistem komputer secara bersama untuk pengembangan perangkat lunak, perhitungan, rekayasa, pengolahan kata (word processing), CAD (computer aided design), dll.
5. Bidang remote job entry, Remote job terminal mengirimkan program / data (text) untuk disimpan ke  komputer pusat tempat data diproses. Program itu akan dikerjakan secara batch yaitu diolah setelah gilirannya tiba. Contoh : aplikasi yang menggunakan peralatan sistem komputer yang tempatnya berjauhan.
6.  Bidang real time data processing and process control, Hasil proses dikehendaki dalam waktu yang sesuai dengan kepentingan proses tersebut (real time) Contoh : aplikasi pengaturan peralatan industri, sistem kendali proses, sist. telekomunikasi, dll
7.   Bidang data exchange among computers Pertukaran data berupa program, file dsb antar sistem komputer. Pada palikasi ini data yang dipertukarkan jumlahnya banyak.

G.    Teknik penyambungan dalam Komunikasi Data :

Tipe dari jaringan komunikasi data :
a.   Switched network, data ditransfer dari sumber ke tujuan melalui hubungan node seri (komunikasi dari titik ke titik / point to point communication = penyampaian informasi dari sumber hanya diberikan kepada 1 penerima) Teknik penyambungannya.
b.  Circuit-switched network Rangkaian masukan disambungkan ke penerima / rangkaian keluaran selama pengalihan informasi, apabila yang dituju sibuk / tidak siap maka hubungan gagal. Didalam jaringan circuit switching, jalur komunikasi yang tepat dibangun diantara 2 station melewati node / persimpangan jaringan. Jalur adalah suatu rangkaian jaringan fisik yang terhubung diantara node. Pada masing-masing jaringansuatu logical channel dimasukkan ke dalam proses koneksi ini. Data yang dikirimkan oleh sumber station ditransmisikan sepanjang jalur yang tepat secepat mungkin. Pada setiap node, data yang masuk diarahkan / dialihkan ke channel keluar yang tepat tanpa mengalami penundaan sama sekali. Arah komunikasi diwujudkan antara 2 stasiun melalui jaringan node. Contoh umum : jaringan telephone.
c.   Packet-switched network Informasi yang masuk akan disalurkan beberapa saat kemudian. Disini terjadi penyimpanan informasi, baru kemudian disalurkan. Tidak perlu mempergunakan kapasitas transmisi sepanjang jalur melewati jaringan. Data dikirim dalam serangkaian potonganpotongan kecil secara berurutan, yang dinamakan paket. Tiap paket melewati jaringan dari node ke node sepanjang jalur yang menghubungkan sumber ke tempat tujuan. Pada setiap node seluruh packe diterima, disimpan dengan cepat dan ditransmisikan ke node berikutnya. Contoh umum : komunikasi dari terminal ke komputer dan komputer ke komputer.

d.   Broadcast network, terdapat transmitter / receiver yang berkomunikasi melalui medium yang disebar oleh stasiun-stasiun lain (dari satu titik ke segala penjuru). Suatu transmisi dari satu stasiun di-broadcast ke dan diterima oleh semua stasiun lainnya. Contoh sederhana : CB Radio System. Dalam kasus berikutnya data ditransmisikan dalam paket-paket, karena medium dibagi-bagi, maka hanya sutu stasiun pada suatu waktu yang dapat mentransmisi suatu paket. Dan informasi dapat diambil oleh siapa saja.
e.  Packet radio networks, stasiun berada didalam range transmisi satu sama lain dan broadcast (menyiarkan) secara langsung ke satu sama lainnya.
f.   Satellite networks, data tidak ditransfer langsung dari transmitter ke receiver tetapi di-relay melalui satelit: masing-masing stasiun mentransmisi ke satelit dan menerima dari satelit.
g.     Local networks, bentuk yang biasa dari broadcasting adalah LAN dan MAN. LAN adalah jaringan komunikasi yang meliputi daerah yang kecil seperti gedung atau bagian kecil dari gedung. MAN meliputi daerah yang lebih luas, seperti antar gedung atau daerah kota. Dalam bus local network, semua stasiun dihubungkan ke kawat biasa atau kabel. Suatu transmisi oleh satu stasiun manapun manapun menyebar pada medium yang panjang dalam kedua arah dan dapat diterima oleh semua stasiun lainnya. Ring network terdiri dari close loop, dengan masing-masing stasiun berhubungan ke elemen repeating (pengulang). Suatu transmisi dari stasiun manapun bersirkulasi mengelilingi ring melalui semua stasiun lainnya dan dapat diterima oleh tiap stasiun selagi melewatinya.